Selasa, 06 April 2010

BPS Poso Gelar Pelatihan Petugas SP 2010



Poso - Untuk memberikan suatu pemahaman konsep dan definisi, maupun metode pengumpulan data serta managemen pengelolaan dokumen lapangan tentang sensus penduduk, badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Poso menggelar pelatihan petugas lapangan sensus penduduk, di Hotel Wisata Poso, Senin (5/4).
Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 14 April 2010 ini, terbagi dalam 3 gelombang yang diselenggarakan didua tempat yaitu di Poso (Hotel Wisata dan Hotel Kartika), dan Tentena (Hotel Pamona Indah dan Hotel Victory). Masing-masing gelombang pelatihan yang dilaksanakan dalam 3 hari efektif yaitu, gelombang pertama (5 - 8 April 2010) sebanyak 180 orang, gelombang kedua (8 - 11 April 2010)148 orang, dan gelombang ketiga (11 - 14 April 2010) sebanyak 136 orang.
Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang,MM mengatakan, dilaksanakannya pelatihan sensus penduduk ini adalah sebagai bagian dari upaya dan langkah-langkah bersama yang tengah kita lakukan selama ini untuk memperbaiki kembali kondisi penertiban penduduk melalui sensus penduduk (SP) yang lebih teratur. “Bagi para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga pada pelaksanaan tugas dilapangan nantinya tidak ragu-ragu dan terhindar dari kekeliruan dan penyimpangan yang lebih jauh,” harapnya.
Disamping itu juga mengingat Kabupaten Poso yang sebentar lagi akan mengadakan pesta demokrasi pada Pilkada 2010, Bupati berharap, perlu mewaspadai adanya peningkatan kepadatan jumlah penduduk disuatu wilayah yang mengakibatkan masuknya orang-orang yang tidak jelas asal-usulnya, sehingga kondisi akan menimbulkan permasalahan ditengah-tengah masyarakat. “Kepada kades, lurah, bahkan camat agar menjadi perhatian khusus terutama berkaitan dengan penertiban KTP, yang selama ini kita dengan mudah untuk mendapatkan KTP Poso,” ingat Bupati yang diwakili Asisten Pemerintah dan Kesra Setdakab Poso Drs Lambang Bamonturu saat membuka pelatihan sensus penduduk 2010, di Hotel Wisata Poso, Senin (5/4).
Untuk pendataan penduduk 2010 yang dilaksanakan secara nasional diseluruh wilayah Indonesia mulai tanggal 1 – 31 Mei 2010 (mencakup WNI dan WNA), kegiatan SP 2010 mengerahkan 711.386 orang petugas lapangan diseluruh Indonesia. “Khusus di Sulawesi Tengah berjumlah 6.010 orang. Masing-masing terdiri dari Korlap 218 orang, Kortim 1.448 orang, dan PCL 4.344 orang,” jelas Kepala BPS Kabupaten Poso Ir Jefrie Wahido mewakili Kepala BPS Provinsi Sulteng Drs Razali Ritonga,M.A pada sambutannya.
Sementara dari total jumlah 464 orang peserta pelatihan sensus penduduk yang ada di Kabupaten Poso, 180 orang pada gelombang pertama terdiri dari Kecamatan Poso Kota 20 orang, Poso Pesisir 28 orang, Lage 44 orang, Poso Kota Selatan 28 orang, dan Kecamatan Pamona Utara 72 orang. Sedangkan pada gelombang kedua yang berjumlah 148 orang terdiri dari, Kecamatan Poso Pesisir 16 orang, Poso Pesisir Utara 8 orang, Lore Utara 24 orang, Lore Tengah 8 orang, Lore Timur 8 orang, Lore Peore 8 orang, Pamona Selatan 40 orang, Pamona Tenggara 16 orang, Pamona Barat 20 orang. Dan gelombang ketiga berjumlah 136 orang, terdiri dari Kecamatan Poso Kota Utara 24 orang, Poso Pesisir Selatan 20 orang, Poso Pesisir Utara 28 orang, Poso Kota 24 orang, Lore Barat 8 orang, Lore Selatan 12 orang, dan Kecamatan Pamona Timur 20 orang.
“Peserta pelatihan yang terdiri dari koodinator tim (Kortim) dan pencacah lapangan (PCL) adalah masyarakat yang direkrut secara terseleksi, dan nantinya akan disebar tugaskan diseluruh kecamatan se Kabupaten Poso,” ungkap Ketua Panitia Pelatihan Sensus Penduduk, Sabri Yusuf,S.Sos dalam laporannya. /*octo

Senin, 05 April 2010

Open Tournament Super Grasstrack dan Motocross 2010 Resmi Ditutup Bupati





Poso – Setelah berakhirnya open tournament super grasstrack dan motocross yang berlangsung selama kurang lebih 3 hari, akhirnya dari 120 peserta crosser keluar sebagai juara umum pada 4 class yaitu, juara umum mini moto M.Fadly Dg Liwang dari Lebanu Racing Team Poso dengan total poin 69, juara umum lokal Kabupaten Poso Frans dari Putri Gravala Pencipta Alam Racing Team Tentena dengan total poin 47, juara umum junior Deden Champ dari Champ Celluler Racing Team Palu dengan total poin 41, dan juara umum senior Juy Pasolang dari Ineby Racing Team Morowali dengan total poin 144.
Sementara dari 14 class yang dipertaruhkan sebelumnya, seperti class Mini Moto A juara pertama Rahman Darwis dari Pinrang Motor Sport Lembadasa Donggala (25 point), kedua M.Fadly Dg Liwang Lebanu Racing Team Poso (22 point), ketiga Anugerah dari Harko Racing Team Palu (20 point), keempat Wawan dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso (18 point), kelima Kiki Djanggola Matrimah Racing Team Palu (16 point). Class Mini Moto B juara pertama Andry dari STIMIK Bina Mulia Palu dengan raihan 25 point, Yayat Champ dari Champ Racing Team Palu (22 point), M.Fadly Dg Liwan dari Lebanu Racing Team Poso (20), Anugerah dari Harko Racing Team Palu (18 point), dan Wawan dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso (16 poin).
Class Mini Moto Lokal Poso, juara pertama Moh.Aswar dari Puna Racing Team Poso (25 point), kedua M.Fadly Dg Liwan dari Lebanu Racing Poso (22 point), diurutan ketiga Asrul Sutarman dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso (20 point), dan keempat Ikbal Pranata dari Gama Racing Team Poso (18 point). Class Standar Pemula Lokal Poso, juara pertama Frans dari Putri Gravala Pencipta Alam Racing Poso (25 point), Jimmy Wenur dari RBM Ratolene Racing Poso (22 Point), Harisandi dari Figura Racing Team Ampana (20 point), Frengky Mengkilo dari Gelagar Racing Team Tentena (18 point), dan diperingkat kelima Heman Hamzah dari Helam Racing Team Poso (16 point).
Untuk Class Bebek Modifikasi 2 dan 4 Langka Lokal Poso, peringkat pertama M.Jafar dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso total point 25, kedua Frans dari Putri Gravala Pencipta Alam Racing Poso (22 point), ketiga Stenly Naruto Badilo dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso (20 Point), keempat Frengky Mengkilo dari Gelagar Racing Team Tentena (18 point), dan kelima Sandy Kaley dari Beruang Racing Team Palu dengan total poin 16. Class FFA Pemula/Junior Lokal Poso, juara pertama Frans dari Putri Gravala Pencipta Alam dari Poso dengan poin 25, Stenly Naruto dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso (22 point), M.Jafar dari Bintang Cacao Racing Poso (20 poin), Junaedi dari Rizky Motor Sport Poso (18 point), dan juara kelima Sandy Kaley dari Beruang Racing Palu (16 point).
Diclass Bebek Standar Pemula Open, juara pertama Frans dari Putri Gravala Pencinta Alam Racing Poso (25 Point), Aco Pratama dari Puna Racing Team Ampibabo (22 Point), Noval Renaldi dari Gemini Pivot Racing Team Palu (20 point), Jimmy Wenur RBM Ratolene Racing Poso (18 point), dan kelima Omang Budo dari Rizky Motor Sport Racing Poso (16 point). Class FFA Pemula/Junior Open, juara pertama Noval Renaldi dari Gemini Pivot Racing Palu (25 point), juara kedua Adith dari Yandri 29 Team Palu (22 point), juara ketiga Nayan Pakan dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso (20 point), juara keempat Ambang Palermo dari STIMIK Bina Mulia Racing Palu (18 poin), dan juara kelima Deden Champ dari Champ Racing Palu (16 point).
Sementara Class Bebek Modifikasi Junior Open, dijuara pertama Deden Champ dari Champ Racing Team Palu total poin 25, kedua Robby Parabi dari Parabi Optik Racing Palu (22 point), ketiga Naya Pakan dari Bintang Fajar Cacao Rasing Poso (20 point), keempat Stenly Naruto Badilo dari Binatang Fajar Cacao Rasing Poso (18 poin), kelima Ambang Palermo dari Stimik Bina Mulia Racing Team Palu (16 poin). Diclass Eksekutif, juara pertama Budy Mangge dari IMI Racing Team Palu total poin 25, kedua H.Akky dari Pinrang Motor Sport Lembasada Donggala total poin 22, ketiga Jimmy Wenur dari RBM Ratolene Racing Poso total poin 20, keempat Stenly Naruto Badilo dari Bintang Fajar Cacao Poso total poin 18, dan kelima Noval Renaldi dari Gemini Pivot Racing Palu total poin 16.
Sedangkan di Class Motocross, pertama Bion Senduk dari STIMIK Bina Mulia Palu total poin 50, Deden Pranata dari Gama Rasing Team Palu di juara kedua total poin 44, Hendro Cahyadi dari Bintang Fajar Cacao Poso dijuara ketiga dengan total poin 40, Syamsul Alam dari LMS Racing Palu dijuara keempat total poin 36, dan Dadank Efendi dari Puna Racing Team Palu total poin 31. Class Bebek Modifikasi 2 Langkah Senior, Juy Pasolang dari Ineby Racing Team Kolonodale dijuara pertama (50 poin), Deden Champ dari Champ Racing Team dijuara kedua (42 poin), Deden Pranata dari Gama Racing Palu dijuara ketiga (40 poin), Naya Pakan dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso di juara keempat (36 poin), Hendro Cahyadi dari Bintang Fajar Cacao Poso dijuara kelima (31 poin).
Dan di Class Campuran Senior, juara pertama Tamin Mitra dari Gemini Pivot Racing Palu (47 poin), juara kedua Juy Pasolang dari Ineby Racing Kolonodale (47 poin), ketiga Deden Pranata dari Gama Racing Palu (40 poin), keempat Deden Champ dari Champ Racing Palu (36 poin), kelima Ambang Palermo dari STIMIK Bina Mulia Racing Team Palu (32 poin). Diclass Bebek Modifikasi 4 Langkah Senior, Juy Pasolang dari Ineby Racing Kolonodale juara pertama dengan total poin 47, juara kedua Naya Pakan dari Bintang Fajar Cacao Racing Poso total poin 40, ketiga Ambang Palermo dari STIMIK Bina Mulia Palu total poin 38, keempat Robby Parabi dari Parabi Optik Racing Team Palu total poin 38, dan juara kelima Deden Pranata dari Gama Racing Team Palu total poin 38.
Saat sebelum pengumuman hasil juara Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang yang diwakili Kepala Inspektorat Kabupaten Poso Anthony H.Tadjongga,BSc,S.Sos, mengatakan rasa bangga tersendiri bagi daerah ini (Poso) utamanya bagi Kecamatan Poso Pesisir, karena kegiatan ini baik diikuti dari Palu maupun dari daerah kabupaten lain. “Ini menandakan bahwa masyarakat Poso yang sangat menginginkan persatuan, perdamaian, dan kebersamaan telah terwujud melalui suksesnya terlaksana kegiatan seperti ini,” jelasnya.
Tak lupa juga Ia berterima kasih kepada jajaran Polri/TNI bersama masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. “Apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada agar kepada masyarakat yang ada di Poso dapat mempertahankan kondisi yang baik ini, sehingga nanti kita dapat melaksanakan pilkada yang aman, tentram, dan damai,” harap Kepala Inspektorat saat menutup Open Tournament Super Grasstrack dan Motocross di Sirkuit Posintuwu Ratolene, Kecamatan Poso Pesisir, Minggu (4/4).
Kedepan pada kegiatan seperti ini bagi generasi muda pecinta motocross agar perlu ditingkatkan baik itu ditingkat regional bahkan ditingkat nasional. “Berlatihlah dan bersainglah secara sehat, agar kita bisa menjadi seorang jawara motocross yang dikenal sepanjang masa. Sehingga bisa membawa harum daerah kita,” tutupnya.
Kegiatan ini berakhir dengan penyerahan hadiah berupa piala dan bonus uang, serta pemberian bonus 1 buah motor bebek kepada class Juara Umum Senior dengan total poin 144 atas nama Juy Pasolang dari Ineby Racing Team Kolonodale, Kabupaten Morowali. /*octo

Jumat, 02 April 2010

Bupati Lepas Tournament Grasstrack dan Motocross di Arena Posintuwu Ratolene





Poso – Poso Open Tournament Super Grasstrack dan Motocross dalam memperebutkan Piala Bupati Poso tahun 2010, berlangsung di arena Posintuwu Ratolene, Kecamatan Poso Pesisir. Ajang grasstrack dan motocross yang dilaksanakan selama 3 hari (2 – 4 April 2010), selain diikuti dari Kabupaten Poso juga diikuti dari berbagai daerah, diantaranya Palu, Toraja, Bunta, Tojo Una-Una, Morowali, Buol, Toli-Toli, dan Sulawesi Utara.
Dalam open tournament yang diperlombaan terdiri dari 14 class yaitu Moto Mini A, Moto Mini B, Mocil Lokal Poso A dan B, Bebek Standar Pemula Lokal Poso, FFA Pemula/Yunior Open, Bebek Modifikasi 2 dan 4 Langkah Lokal Poso, Bebek Standar Pemula Open, Bebek Modifikasi 2 Langkah Yunior/Senior Open, FFA Pemula/Yunior Lokal Poso, Bebek Modifikasi 4 Langkah Yunior/Senior Open, Bebek Modifikasi 2 dan 4 Langkah Pemula/Yunior Open, Sport Campuran Yunior/Senior Open, Motocross, dan Class Eksekutif.
Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang,MM mengatakan, olahraga automotif seperti ini adalah olahraga yang mempunyai sebuah tantangan dan resiko yang cukup berat, olehnya perlu adanya sebuah ketangkasan dan keahlian tersendiri bagi para crosser-crosser yang akan berlomba. “Untuk itu jagalah kondisi fisik anda, baik sebelum bertanding maupun saat akan bertanding agar tidak ada yang cedera,” ingat Bupati kepada para crosser.
Masih dikatakannya, kegiatan ini juga sangat memiliki arti penting, karena selain sebagai sarana penyaluran bakat bagi pencinta olahraga otomotif, juga secara umum sebagai ajang penciptaan rekonsiliasi dalam menjalin tali persaudaraan, persatuan dan kesatuan. “Kita bersyukur dengan keadaan sekarang ini, karena ini juga merupakan sebagai ajang silaturahmi antar sesama,” ucapnya Bupati Piet Inkiriwang saat membuka open tournament grasstrak dan motocross, di arena Posintu Ratolene, Jum’at (2/4).
Olehnya, sehubungan dengan pertandingan open tournament grasstrack dan motocross yang untuk pertama kalinya digelar di Arena Posintuwu Ratolene, Bupati mengharapkan, kedepan olahraga semacam ini perlu dikembangkan. “Kalau perlu arenanya diperluas dengan menambah arealnya lahan, sehingga bisa mendatangkan crosser-coresser dari tingkat nasional, bahkan tingkat internasional,” tutupnya
Sementara ketua panitia yang diwakili sekretaris kegiatan open tournament Amran Dg Jiwang dalam laporan panita menyampaikan, bahwa untuk sementara saat sesi latihan pada pembukaan ini, Jum’at (2/4), peserta yang mengikuti lomba sudah terdaftar 110 orang.
Kegiatan open tournament ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Andi Rahmatullah Yusuf, Kepala Dinas Kesehatan Drg. Urip Heriyanto,M.Kes, Kabag Umum dan Perlengkapan Drs. Mahmudin Jamal, Kabag Humas Setdakab Poso Amir Kiat,SH, para camat, pantia pelaksana, serta ribuan para pecinta olahraga otomotif. /*octo

Kamis, 01 April 2010

Sekkab Poso Pimpin Rakoor Bersama SKPD


Poso – Biroksi pemerintah merupakan suatu kekuatan yang besar dan sangat berpengaruh terhadap kehidupan bermasyarakat, karena masyarakat yang hidup dalam suatu Negara tertentu harus menerima suatu kebijaksanaan yang telah dibuat oleh birokrasi. Sehingga birokrasi pemerintah sebagai garis terdepan yang berhubungan dengan pelayanan umum kepada masyarakat.
Oleh karenanya, biroksi pemerintah harus bersikap kuat, netral, dan profesional yang dalam arti dari sisi politik bukan merupakan kekuatan politik. Apabila birokrasi pemerintahan menjadi kekuatan politik, maka ia akan menjadi tidak netral atau memihak kepada aliran politik tertentu. “Sebagai birokrasi pemerintah kita harus satu, dengan menjaga suhu dan keadaan yang bisa memecah belah dalam pemerintahan di kabupaten Poso,” ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs Amdjad Lawasa,MM.
Dalam memberikan pelayanan umum pemerintah tidak boleh memihak kepada kelompok tertentu, akan tetapi pelayanan yang dilakukan bisa diberikan kepada seluruh masyarakat. “Apalagi menjelang pelaksanaan pemilukada, jangan kita saling menjatuhkan dengan isu-isu yang bisa berpengaruh pada pemerintahan kita. Birokrasi harus tetap jalan, jangan terpengaruh dengan eforia Pemilukada,” harap Sekkab saat memimpin rapat koordinasi (rakoor) bersama seluruh pejabat SKPD, di ruang rapat Bupati Poso, Kamis (1/4).
Begitu juga pada pembinaan seluruh pegawai negeri sipil yang berada di lingkungan pemerintahan daerah kabupaten Poso, Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs Sin Songgo, menekankan, agar setiap pimpinan unit kerja lebih memperhatikan para stafnya baik itu pemberian arahan dalam peningkatan kedisiplinan pegawai, dan apa yang menjadi tugas pokok bagi seorang PNS. “Konsekuensi menciptakan kedisiplinan bagi seorang PNS, agar tidak terlibat pada politik praktis jelang pelaksanaan pemilukada. Dan PNS harus netralitas bagi setiap calon bupati dan wakil bupati,” tambah Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Poso Drs Lambang Bomunturu pada rapat koordinasi tentang peningkatan kedisiplinan dan langkah bagi seorang PNS dalam menghadapi Pemilukada 2010.
Disamping itu juga dalam pemberian pelayanan umum, birokrasi pemerintah dituntut lebih efektif dan efisien dalam menjalankan roda pemerintahan. “Jangan diantara kita saling mengadu domba antara sesama PNS. Begitu juga masalah informasi yang diketahui perlu adanya cek dan ricek agar tidak terjadi kesalahpahaman diantara kita sebagai korps Korpri,” imbau Kepala Inspektorat Kabupaten Poso Anthony H.Tadjongga,BSc,S.Sos. /*octo

Selasa, 23 Maret 2010

Kepala Inspektorat Poso Buka Forum SKPD dan Musrembang RKPD 2010



Poso – Pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan bertujuan untuk membahas dan menyepakati hasil-hasil Musrenbang ditingkat kecamatan yang akan menjadi prioritas kegiatan pembangunan di wilayah kabupaten Poso, serta membahas dan menetapkan prioritas kegiatan pembangunan di tingkat Kabupaten Poso yang belum tercakup dalam prioritas kegiatan pembangunan kecamatan.
Selain itu juga untuk melakukan klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan sesuai dengan fungsi-fungsi satuan kerja perangkat daerah, dan mensingkronkan prioritas kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan dengan rencana kerja satuan kerja perangkat daerah (Renja SKPD).
Kepala Bappeda Propinsi Sulawesi Tengah Drs Rais Lamangkona,MT mengatakan, pelaksanaan forum SKPD dan musyawarah perencanaan pembangunan daerah adalah salah satu bagian tahapan dan sistem nasional dalam aturan undang-undang nomor 25 tahun 2004 yang bertujuan agar terciptanya koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas antar sektor.
Ia melihat, selama hampir empat tahun sejak 2006 sampai 2011 dalam melaksanakan RPJMD Propinsi Sulawesi Tengah telah mencatat berbagai kemajuan dari sisi ekonomi makro, baik diukur dengan pertumbuhan ekonomi, produksi, maupun transaksi perdagangan (ekspor). “Sampai tahun 2009 kinerja ekonomi mengalami pertumbuhan positif sebesar 7,66 %. Walaupun sedikit lambat dari yang dicapai tahun 2008 yaitu sekitar 7,76 %, namun secara keseluruhan kinerja ekonomi kita cukup baik yang ditunjukan kemampuannya menurunkan indeks kerepotan dan kesusahan ekonomi,” kata Kepala Bappeda Propinsi.
Masih dikatakannya, dari sisi produksi tahun 2009, semua sektor mengalami peningkatan. “Sektor pertanian mengalami pertumbuhan sekitar 6,31 %, dan sektor industri pengolahan dengan pertumbuhan rata-rata diatas 6,00 % pertahun. Sedangkan transaksi perdagangan ke mancanegara tumbuh tinggi sebesar 8,70 %, dan kemiskinan/pengangguran juga mengalami penurunan pada tahun 2008. Kemiskinan sebesar 20,8 % menurun menjadi 18,98 %, dan pengangguran 5,45 % menurun menjadi 5,11 %,” jelas Kepala Bidang Ekonomi Ir. Sandra Tobondo,MSi,MTP mewakili Kepala Bappeda Propinsi Sulteng dalam sambutannya pada pembukaan forum SKPD dan Musrenbang RKPD Kabupaten Poso tahun 2010, bertempat di Meeting Room Bappeda Kabupaten Poso, Senin (22/3).
Sementara ditahun 2011, ditambahkannya, untuk tercapainya laju PDRB yang masih bertahan diatas 7 % maka pembangunan propinsi Sulawesi Tengah tahun 2011 diarahkan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, pemeliharaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana untuk kelancaran usaha produksi dan distribusi. Adapun 11 prioritas yang tertuang dalam rancangan RKPD tersebut telah mengacu pada prioritas nasional sesuai dengan RPJMN 2010-2014 yaitu, reformasi birokrasi dan tata kelola, pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, infrastruktur, iklim investasi dan pengelolaan bencana, energi, lingkungan hidup dan pengelolaan bencana, daerah tertinggal terdepan terluar dan pasca konflik, dan kebudayaan, kreatifitas dan inovasi teknologi.
Disamping itu juga, Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang,MM yang diwakili Kepala Inspektorat Kabupaten Poso Anthony H.Tadjongga,BSc,S.Sos mengatakan, belumnya memfokus pembangunan di daerah ini (Poso) diakibatkan karena banyak program-program yang dibicarakan ditingkat desa, kelurahan, hingga ketingkat kecamatan tidak terangkat oleh SKPD didalam merencanakan pada program RKA. “Untuk itu dalam musrenbang kali ini, sudah seharusnya diperbaiki untuk melihat setiap kekurangan. Sehingga rencana pembangunan yang diprogram setiap SKPD benar-benar menyentuh sampai ketingkat bawah, dan betul-betul aktimatif,” harap Bupati.
Bupati mengharapkan, agar dalam forum satuan kerja perangkat daerah dan musrembang RKPD ini agar kita lebih menyatukan visi dan misi sekaligus praktisi yang konprehentif sesuai kebutuhan dan prioritas masyarakat ditingkat bawah. “Kedepan pada musrenbang agar lebih memprioritaskan rakyat banyak dari pada kepentingan pemerintah tersebut,” tambah Bupati Poso saat membuka forum SKPD dan Musrenbang RKPD Kabupaten Poso 2010 yang berlangsung selama 2 hari (22-23 Maret 2010).
Ketua panitia pelaksana kegiatan, Drs Yus Madoli,A.Mp,M.Si menyampaikan, kegiatan ini diikuti sejumlah 152 peserta, yang terdiri dari 80 peserta utusan SKPD termasuk pimpinan SKPD 1 orang dan 1 orang staf yang menangani seksi program, serta 72 peserta utusan kecamatan terdiri dari camat, tokoh wanita, tokoh pemuda dan staf kecamatan. /*octo

Selasa, 16 Maret 2010

Bupati Tutup Pertandingan Sepakbola Antar Kecamatan se Kabupaten Poso




Poso – Setelah melewati babak final pada pertandingan sepakbola antar kecamatan se Kabupaten Poso dalam rangka HUT Kota Poso ke 115 tahun 2010, akhirnya Kecamatan Pamona Selatan keluar sebagai juara pertama setelah memetik kemenangan atas Kecamatan Poso Kota dengan skor telak 3 – 0. Untuk juara ketiga tim dari Kecamatan Poso Kota Utara, dan juara keempat dari Kecamatan Poso Kota Selatan.
Selama pertandingan sepakbola dalam memperebutkan piala bergilir HUT Kota Poso yang berlangsung sejak tanggal 1 hingga 16 Maret 2010, dilangsungkan di Lapangan Kasintuwu Poso, Kecamatan Poso Kota Utara. Dimana pada pertandingan ini juga panitia menyediakan total bonus sejumlah 10 juta rupiah, masing-masing juara pertama 3.750.000 rupiah, juara kedua 2.750.000, juara ketiga 2.000.000 dan juara keempat 1.000.000 rupiah. Begitu juga sebagai pemain terbaik dan top skorer (pencetak gol terbanyak) panitia menyediakan masing-masing 250 .000 rupiah.
Ketua panitia, Masran menyampaikan juga, pertandingan yang diikuti dari 12 tim kecamatan, diantaranya kecamatan Poso Kota, Poso Kota Utara, Poso Kota Selatan, Kecamatan Poso Pesisir, Poso Pesisir Utara, Poso Pesisir Selatan, Kecamatan Lage, Kecamatan Pamona Utara, Pamona Timur, Pamona Barat, Pamona Selatan, dan Kecamatan Lore Selatan. Disamping itu juga pada kegiatan ini para wasit yang memipin 1 orang yang berlisensi C.1 (Nasional) yang pernah memimpin Copa Indonesia dan Liga diberbagai daerah di Indonesia, 5 orang Lisensi C.II, 11 orang Lisensi C.III, dan 2 orang pengawas pertandingan.
Olehnya, sehubungan dengan turnament sepakbola yang diadakan ini, panitia juga telah melibatkan para wasit yang memimpin pertandingan dari berbagai kecamatan. “Ini bertujuan agar dapat menciptakan rasa kebersamaan, menyatukan presepsi dalam mendukung program pemerintah dalam mensukseskan pesta demokrasi yang tinggal di depan mata,” ucap Masran.
Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang,MM mengatakan, sehubungan dengan pertandingan ataupun olahraga seperti ini kita lebih mengutamakan sportifitas dan dituntut profesionalitas yang tinggi dari para pemain. “Pemerintah juga selalu mendukung dan memperhatikan apa yang menjadi tujuan positif bagi masyarakat untuk membangun daerah ini, utamanya dalam setiap bidang olahraga,” tutur Bupati Piet Inkiriwang yang juga selaku Ketua Umum Koni Kabupaten Poso saat menutup pertandingan sepakbola, di Lapangan Kasintuwu Poso, Senin (16/3).
Kegiatan ini juga dilangsungkan dengan pemberian bantuan 2 unit mesin paras dorong dan 1 unit genset 4000 Watt oleh Bupati Poso yang diserahkan langsung kepada Seksi Perlengkapan Persipos, Syarif Mangun. Setelah penutupan sepakbola pada partai final keluar sebagai pemain terbaik, Syamsul Alan dari tim Kecamatan Pamona Selatan, dan sebagai Top Skorer (pencetak gol terbanyak) dengan raihan 5 gol atas nama Muhamad Nur dari tim Kecamatan Pamona Selatan.
Penutupan kegiatan ini dihadiri para unsur Muspida yang diwakili, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso yang juga selaku Ketua Umum Persipos Poso Drs Amdjad Lawasa,MM, para pejabat dilingkungan Pemkab Poso, para camat bersama unsur tripika, Ketua TP PKK Kabupaten Poso Ellen Inkiriwang Pelealu, serta para pecinta sepakbola di wilayah Kabupaten Poso. /*octo

Senin, 15 Maret 2010

Kejurkab Bupati Poso Cup 2010, Poso Kota Juara Umum



Poso – Kejuaran Kabupaten Bulutangkis Bupati Poso Cup 2010 yang diikuti dari 9 kontingen kecamatan se Kabupaten Poso, yaitu Kecamatan Poso Kota, Poso Kota Utara, Poso Kota Selatan, Kecamatan Lage, Kecamatan Poso Pesisir, Poso Pesisir Utara, Poso Pesisir Selatan, Kecamatan Pamona Utara dan Kecamatan Pamona Timur, resmi ditutup Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM, Sabtu malam (13/3).
Dimana pada kejuaraan yang berlangsung sejak tanggal 1 – 10 Maret 2010, keluar sebagai juara umum Kecamatan Poso Kota dengan perolehan 3 medali Emas, 3 medali Perak, dan 1 medali perunggu, diurutan kedua Kecamatan Poso Kota Utara dengan perolehan 2 Emas dan 2 Perunggu. Dan juara ketiga diraih Kecamatan Pamona Utara perolehan medali 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu.
Sementara untuk 10 jenis pertandingan pada kejuaraan ini, kelompok anak-anak umur 12 tahun tunggal putra, juara pertama Fafan dari Kecamatan Poso Kota, juara kedua Kristo dari Kecamatan Poso Pesisir, dan juara ketiga Rexi dari Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Kelompok pemula umur 14 tahun tunggal putra, juara pertama Fafan (Poso Kota), kedua Iksan (Poso Kota) dan ketiga Arief (Poso Kota, dan untuk tunggal putri juara pertama Siliana (Kecamatan Pamona Utara), kedua Agnes (Pamona Utara) dan juara ketiga Faradila (Kecamatan Poso Kota Utara).
Kelompok remaja umur 16 tahun tunggal putra, juara I Jefri dari Kecamatan Poso Kota Utara, Juara II Rasyid dari Poso Kota, dan Juara III Frendli dari Kecamatan Poso Kota Utara. Kelompok Taruna umur 19 tahun tunggal putra, Juara I Sidik (Poso Kota Utara), Juara II Adam (Poso Pesisir Selatan), Juara III Setiawan (Poso Pesisir Selatan), dan untuk tunggal putri Juara I Siti (Poso Kota), Juara II Ririn (Poso Kota), Juara III Yoanita (Pamona Utara).
Untuk ganda putri dewasa, Juara I pasangan Agustina/Ain, Juara II Mita/Inong, dan Juara III pasangan Titin/Lika. Ganda putra dewasa A, Juara I pasangan Budes/Deni, Juara II, pasangan Pudin/Yunus, Juara III pasangan Hi Eling/Jack, dan untuk Dewasa B juara I pasangan Gofri/Aco, Juara II Eman/Lancong, Juara III Adi/Tutan.
Ganda putra Veteran juara I pasangan Bahrun/Tejo, Juara II pasangan Tris/Irfan, juara III pasangan Frans/Ayub. Tunggal putri dewasa Juara I Agustin, Juara II Mita, Juara III Ririn, dan tunggal putra dewasa juara I Budes, Juara II Doddy, dan juara III Hi.Eling.
Saat menutup kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs Amdjad Lawasa,MM mewakili Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM mengatakan dalam sambutannya, bahwa berakhirnya bulutangkis armada open tournament pada Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bupati Poso Cup 2010 ini, diharapkan dapat mencari bibit-bibit muda berbakat yang mempunyai potensi prestasi yang akan dibina untuk mengikuti iven-iven ditingkat yang lebih tinggi, baik itu tingkat provinsi maupun pada kejuaraan nasional nantinya. “Selamat pada mereka yang telah berhasil meraih prestasi sebagai pemenang. Pertahankanlah prestasi ini, bahkan kalau bisa dapat lebih ditingkatkan lagi,” harap Sekab kepada para atlit saat menutup Kejukab Bupati Poso Cup 2010, di Gedung Olahraga Pusalemba, Kelurahan Kasintuwu, Kecamatan Poso Kota Utara.
Olehnya atas nama pemerintah daerah, Sekab Poso menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada panitia penyelenggara bahkan seluruh masyarakat yang telah memprakarsai dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini, sehingga dapat berjalan sebagaimana yang kita harapkan. “Kepada atlit yang berasal dari beberapa kecamatan se-kabupaten Poso, saya menyampaikan terima kasih atas partisipasinya pada ivent ini, semoga di event-event mendatang akan dapat berbuat lebih baik dari pada hari ini,” ucap Drs Amdja Lawasa,MM yang juga selaku Ketua PBSI Kabupaten Poso.
Penutupan Kejurkab Bupati Poso Cup 2010 yang dihadiri Kapolres Poso AKBP A.Roemtaat, para camat, pengurus Koni dan PBSI Poso, ketua panitia dan pengurus, serta para pecinta bulutangkis di Kabupaten Poso, dilangsungkan dengan penyerahan piala dan bonus oleh panitia kepada pemenang. /*octo