Jumat, 28 Januari 2011

TP PKK Kabupaten Poso Kunjungi SLB di Ronononcu




Ranononcu, (Poso Kota Selatan) - Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap anak-anak yang mengalami cacat fisik/mental, tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP PKK) Kabupaten Poso mengunjungi SLB Poso, tepatnya Kelurahan Ranononcu, Kecamatan Poso Kota Selatan.
Kunjungan yang juga merupakan rangkaian kegiatan untuk memperingati hari gerak kesatuan PKK – KB – Kes ke 38 tahun 2011 sebagai salah satu diantaranya, yang sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba cerdas cermat antar TP PKK kecamatan se Kabupaten Poso.
Dalam kunjungan rombongan TP PKK yang dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Poso Ellen Inkiriwang Pelealu menyerahkan berupa bingkisan dan santunan kepada anak-anak sekolah luar biasa (SLB). “Mudah-mudahan kami (PKK) bisa memenuhi keingingan ibu-ibu yang menginginkan bantuan bahan materi sekolah,” janji Ketua TP PKK kepada guru-guru dan murid, yang sebelumnya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan dinas pendidikan kabupaten Poso apakah usulan bantuan materi SLB ada dalam anggaran dari pemerintah pusat.
Saat mengunjungi dan melakukan tatap muka bersama guru dan murid di SLB, Ellen Inkiriwang Pelealu mengatakan, bahwa perlunya peranan yang sangat besar dan penting bagi guru dalam mendidik dan mengajar terhadap anak muridnya. Sebab disini (SLB) guru-guru yang mengajar dan mendidik anak-anak berbeda dengan sekolah dasar lainnya yang memiliki jiwa dan mental berbeda. “Semua itu dibutuhkan dengan sikap dan mental yang penuh dengan kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik anak-anak,” ingat Ellen kepada para guru SLB yang saat itu juga di damping Wakil Ketua TP PKK Poso Indah Sri Setyawati SH, dan Unsur Wakil Ketua Mesyura A.Lawasa Pakaya yang juga selaku ketua DWP Kabupaten Poso.
Ditambahkannya, seorang tenaga pengajar dan pendidik di sekolah bukanlah hal yang mudah untuk memahami sifat dan perilaku bagi anak yang mempunyai latarbelakangan yang berbeda. Semuanya itu membutuhkan kerja keras dan motivasi pendorongan untuk bekerja lebih maksimal. “Apalagi anak-anak disini walaupun mempunyai cacat fisik mereka mempunyai keahlian masing-masing. Bagi anak-anak kembangkan kreatifitasmu dan jadilah anak yang berguna bagi nusa dan bangsa,” harap isteri Bupati Poso saat melakukan tatap muka bersama guru-guru dan murid di ruang kelas SLB, Kamis (27/1).
Menariknya pada kunjungan yang pertama kalinya bagi Ketua TP PKK Poso Ellen Inkiriwang Pelealu yang juga sebagai isteri Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM ini, disuguhkan dengan hiburan kesenian nyanyian dan permainan alat musik keyboard dari penampilan anak murid tuna netra SDLB, Giovanni, yang membuat haru bagi seluruh rombongan TP PKK Kabupaten Poso. /*octo

Minggu, 16 Januari 2011

Kadis Pariwisata Benahi Hotel Wisata Poso


Bonesompe, (Poskot Utara) – Pemerintah Kabupaten Poso khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus melakukan pembenahan, baik dalam peningkatan mutu kinerja pegawai negeri sipil maupun penerapan sistim manajemen yang terarah. Hal ini yang terus diterapkan dan dijalankan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Poso Amir Kiat SH dalam mengawali tugasnya sebagai pimpinan disalah satu unit kerjanya.
Perlunya suatu sistim manajemen yang teratur dan terarah adalah merupakan salah satu penunjang pada peningkatan kinerja pegawai negeri sipil, baik itu dalam peningkatan kedisiplinan maupun pencapaian kinerja yang maksimal. “Jika ini terpenuhi, mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan kedepan dalam meningkatkan potensi dunia kepariwisataan di daerah Poso ini bisa tercapai sesuai harapan kita bersama,” harap Amir Kiat SH.
Pariwisata yang juga sebagai salah satu dari tiga ikon pemerintah daerah kabupaten Poso yang diantaranya pembangunan di sektor pertanian/perkebunan dan koperasi UMKM, adalah misi yang akan diemban pemerintah daerah dimasa pemerintahan Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM bersama pasangannya Wakil Bupati Poso Ir T Samsuri MSi. “Untuk pariwisata banyak yang perlu kami benahi dan terus kami pacu, diantaranya obyek wisata yang berada di Poso dan hotel wisata yang dikelola dinas pariwisata,” jelasnya
Disisi lain menurut Amir Kiat, perlunya pembenahan dalam kepariwisataan, khususnya Hotel Wisata Poso yang dikelola oleh dinas pariwisata kabupaten Poso, yang mana ini juga merupakan asset bagi pemerintah daerah untuk mencapai peningkatan sumber PAD dimasa sekarang dan akan datang. “Disini saya akan melakukan pembenahan, baik dari segi administrasi, mutu pelayanan terhadap tamu maupun peningkatakan kedisiplin kerja karyawan-karyawati,” tegas Amir Kiat saat memimpin rapat bersama seluruh jajaran karyawan/karyawati di Hotel Wisata Poso, baik dari Manager Hotel Wisata Poso Sitti Aisyah Abbas dan Bendahara Hotel Wisata Adelin Lombongbitung, Selasa (11/1).
Hotel Wisata yang terletak di Jalan Pattimura No 19 Poso, Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota Utara, memiliki 14 kamar yang terdiri dari 1 kamar kelas VIP dengan tarif Rp 175 ribu, 7 kamar Standar A tarif Rp 150 ribu perhari, dan 6 kamar Standar B tarif Rp 100 ribu perhari, serta fasilitas meeting room dengan tarif Rp 500 ribu. “Kedepan dalam waktu dekat ini kami akan menyiapkan mini cafe di lokasi hotel wisata juga. Ini untuk menarik minat para pengunjung hotel, baik dari lokal maupun mancanegara,” promo Amir Kiat. /*octo

Jumat, 07 Januari 2011

Wabup Poso dan Sejumlah Pejabat Coffee Bareng di Kafe Broniez



Bonesompe, (Poso Kota Utara) - Adalah suatu cara maupun langkah yang baik dan positif bagi pejabat maupun pimpinan di daerah ini untuk lebih mendekatkan diri terhadap masyarakatnya, baik itu dalam berkomunikasi secara langsung maupun dalam bentuk pertemuan/tatap muka secara langsung.
Demikian halnya saat Wakil Bupati Poso Ir T Samsuri MSi berkunjung langsung ke salah satu kafe Broniez di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota Utara. Dalam kunjungannya ini, Wabup bersama sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Poso diantaranya Kaban Kesbang Pol Purnama Megati S.Sos MH, Kadis Rumlisikot Ir Johanis Tumiwa, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Amir Kiat SH, Kadis Perhubungan dan Kominfo Oktovianus Lebang SE, serta Ketua Kadin Poso Drs Hamzah Tamrin. “Walaupun kunjungan ini hanya dalam bentuk suatu refresing, tetapi ini sudah bisa menghibur sebagian masyarakat Poso,” kata Amir Kiat.
Langkah seperti ini yang terus dibangun dan diupayakan pemerintah daerah terhadap masyarakat kabupaten Poso baik itu pendekatan secara langsung maupun tidak langsung, apalagi masyarakat saat sekarang yang semakin kritisi terhadap pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahannya. “Kita selalu melihat dan mengkaji apa yang menjadi keinginan masyarakat saat sekarang. Dan ini yang terus kami upayakan dan benahi dalam menjalankan roda pemerintahan daerah sesuai dengan bidang dan sektor yang kita emban disetiap instansi dalam bidangnya masing-masing,” jelas Amir Kiat SH yang saat ini juga masih menjabat Kabag Humas Setdakab Poso dalam keterangan releasenya, Jum’at (7/1).
Adapun kunjungan seperti ini saat berada di kafe broniez, dikatakannya merupakan suatu hal yang wajar dan bernilai positif, sebab kita mengetahuinya bersama sebagian generasi muda saat sekarang yang butuh akan sebuah hiburan baik itu dalam tujuan pengembangan kreativitasnya maupun bagi pengembangan bagi usaha (kafe) tersebut. “Disamping sebagai ajang refresing, kami sejumlah pejabat dan wakil bupati ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat utamanya bagi generasi muda yang mana menginginkan daerahnya semakin maju dan berkembang melalui jalannya roda pemerintahan di daerah kabupaten Poso,” tambah Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Poso yang turut mendampingi wabup dalam kunjungannya di Kafe Bronies, Rabu (5/1).
Dalam kunjungan Wabup Poso bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Poso di kafe Broniez, dihadiri para baik generasi muda pecinta musik, mahasiswa serta para wartawan media cetak/elektronik. Saat kunjungan wabup dan sejumlah pejabat di kafe tersebut, juga menyumbangkan beberapa lagu pilihan mereka. /*octo

Selasa, 28 Desember 2010

Pelantikan Pejabat Eselon II, 4 Pejabat Tanpa Jabatan


Kasintuwu, (Poso Kota Utara) - Diawal masa pemerintahan untuk periode kedua kalinya, Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM merombak kabinetnya dengan mengambil sumpah dan melantik 36 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Poso. Dari ke 36 pejabat yang dilantik, ada yang masih menduduki pada jabatan lamanya dan ada juga yang dipromosikan dari eselon III ke eselon II serta ada yang bergeser dari pimpinan SKPD menjadi staf ahli bupati.
Diantara 36 pejabat yang dilantik tersebut yang dipromosikan pada eselon II adalah Ir Herningsi Tampai dari Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Poso, Drs Erwin menjadi Kadis Sosnakertrans, Rudi R Rompas,SH dari jabatan lama Kasat Pol PP menjadi Kepala BKD, Amir Kiat SH sebelumnya Kabag Humas Setdakab Poso dilantik menjadi Kadis Pariwisata, Drs Mahmudin Jamal MM dari Kabag Umum dan Perlengkapan dilantik Kadis Perikanan dan Kelautan, Drs J.Magido dari Kabag Ortal dilantik Kaban BKPMD, Purnama Megati SH MH Kabag Pemerintahan dilantik Kaban Kesbang Pol Linmas, Ir Fatma Ida dilantik Kadis Pertanian, Oktovianus Lemba sebagai Kepala Dishubkominfo, dan Ir Masdian Mantiri sebagai Kadis PU.
Pada posisi staf ahli diisi Drs Joksan Lakukua, Drs Arimuel Santo sebelumnya Kadis Energi dan Mineral dilantik Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Nolly R Tandawuya yang sebelumnya Sekwan menduduki Staf Ahli Bidang Politik dan HAM, dan Ir Ambrosius Tokare sebelumnya Kadis Peternakan sebagai staf ahli bidang pembangunan.
Untuk jabatan baru, Drs Jefferson Gaibu sebelumnya Kepala BKD menjadi Asisten Perekonomian Setdakab Poso, Ir Isnain H Karim dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso menggantikan Drs Sinsigus Songgo yang menjadi Kepala Bappeda, Ir Yohanis Tumiwa dilantik sebagai Kadis Perumahan, Drs Arnold Bouw sebagai Kadis Sosial sebelumnya Kaban Kesbang dan Pol Linmas, dan Drs Muhammad Yusuf sebagai Kaban Narkotika.
Sementara 4 pejabat yang menduduki sebagai staf sekretariat daerah kabupaten Poso diantaranya, Ir David Guluda sebelumnya Kadis Kehutanan, Drs Andi Rahmatullah Yusuf sebelumnya Asisten Perekonomian, Moh Arif Latjuba SE MSi sebelumnya Kadis Perikanan dan Kelautan, dan Ir Max Tungka yang sebelumnya sebagai pejabat Kadis Rumsikot.
Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM dalam sambutannya, mengatakan perubahan maupun perombakan dalam susunan pelantikan ini ada hal yang wajar, dimana ini sebagai penyegaran bagi setiap pimpinan SKPD agar bisa lebih mengevaluasi pada posisi jabatannya. “Laksanakanlah tugas dan tanggung jawab sebagai kewajiban anda, dan buatlah program-program terbaru yang bisa membangun daerah ini. Jangan hanya melakukan program-program copy paste (program lama),” harap bupati.
Ditambahkannya, kepada para pejabat yang baru saja dilantik agar lebih bekerja keras serta lebih meningkatkan kedisiplinannnya dalam setiap mengemban tugas yang diberikan. “Saya akan memberikan sanksi bagi siapapun jika ada yang menyalahi aturan dan ketentuan sebagai pegawai negeri sipil. Jika perlu saya akan mencopot jabatan anda dan akan menggantikan posisi anda pada pejabat baru yang mau bekerja lebih baik,” tegas Bupati Piet kepada sejumlah pejabat yang baru saja dilantik, di gedung Torulemba rumah jabatan bupati Poso, Selasa (28/12).
Olehnya bupati lebih menekankan agar kepada pejabat yang baru saja dilantik lebih bekerja semaksimal mungkin. “Berikanlah yang terbaik bagi daerah ini yang bisa membawa suatu perubahan kearah yang lebih baik,” tutupnya.
Disamping itu juga, pada pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Poso, dilangsungkan juga dengan pengambilan sumpah Direktur PDAM Poso dan Direksi PD Pembangunan Poso oleh Wakil Bupati Poso Ir T Samsuri MSi. Dimana sebelumnya jabatan Direktur PDAM Poso yang dijabat Plt Drs Amdjad Lawasa MM berpindah jabatan kepada Moh Husni Kasim SH sebagai pejabat baru yang sebelumnya telah memasuki masa pensiun sebagai Kepala Dishubkominfo Kabupaten Poso, dan Direksi PD Pembangunan dipegang oleh Albert Poli’i. /*octo

Minggu, 26 Desember 2010

Peringati Natal, Bupati Poso Gelar Open House




Kasintuwu, (Poso Kota Utara) – Salah satu cara untuk membina rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam menciptakan suasana yang aman adalah dengan cara menjalin hubungan silaturahmi, baik antar sesama umat beragama maupun antara umat beragama. Hal ini yang terus diupayakan pemerintah daerah maupun seluruh lapisan masyarakat kabupaten Poso dalam menciptakan suasana yang aman dan damai di Bumi Sintuwu Maroso.
Berbagai keberagaman suku dan etnis yang berada di daerah Kabupaten Poso bukan merupakan suatu alasan untuk tetap saling merajut rasa kebersamaan dan persaudaraan dalam menciptakan suatu keharmonisan bagi masyarakat di daerah kabupaten Poso. “Konflik masa lalu adalah kenangan pahit yang pernah kita rasakan untuk dijadikan sebuah pelajaran. Mari kita membangun bersama-sama daerah ini dalam kehidupan yang lebih baik,” ucap Kabag Humas Amir Kiat,SH.
Upaya untuk memulihkan suatu keamanan di daerah yang pernah dilanda konflik bukanlah suatu hal mudah untuk menyatukan kembali di daerah ini dalam kehidupan yang harmonis dan hidup berdampingan seperti masa-masa silam. “Maka, perlu adanya dukungan dan upaya pemerintah, terutama seluruh masyarakat kabupaten Poso dalam menciptakan suasana yang semakin aman kita rasakan saat ini,” tambahnya.
Untuk itu melalui program-program pemerintah baik dalam berbagai kegiatan seperti sosial, ekonomi dan budaya maupun kegiatan keagamaan dan sebagainya perlunya ada dukungan dari masyakarat kabupaten Poso. Sebab melalui kegiatan maupun program-program tersebut adalah salah satu pendorong bagi kemajuan pembangunan di daerah Kabupaten Poso.
Demikian halnya dengan kegiatan keagamaan yang baru-baru ini digelar di rumah jabatan bupati Poso melalui natal yang diperingati bagi umat kristiani, Bupati Poso menggelar open house selama 2 hari (25 - 26 Desember 2010). Menurut Kabag Humas, Amir Kiat, peringatan keagamaan seperti ini merupakan salah satu faktor pendorong dalam membangun daerah kabupaten Poso kearah yang lebih baik, sebab ini juga merupakan kegiatan rekonsiliasi bagi umat beragama. “Kita lihat bersama bahwa kegiatan open house pada perayaan natal ini banyak juga warga muslim yang berdatangan baik itu dari kalangan pemerintahan maupun masyarakat biasa. Itu pun bukan hanya pada perayaan Natal, bagi umat Islam pun saat merayakan kegiataan keagamaannya banyak masyarakat kristiani yang turut berpartisipasi dalam kegiatan keagaaman tersebut,” terang Amir Kiat yang saat itu juga melakukan kunjungan bersama rombongan yang dipimpin Wabup Poso Ir T Samsuri dan Sekab Poso Drs Amdjad Lawasa MM ke rumah-rumah penduduk dan pejabat pemerintah kabupaten Poso saat merakan natal, Sabtu (25/12).
Masih dikatakan Amir Kiat, pada perayaan natal ini masyarakat kabupaten Poso bukan hanya menghadiri natal di rumah jabatan bupati Poso, tetapi masyarakat baik itu sesama agama kristiani maupun umat muslim juga saling berkunjung ke rumah-rumah yang merayakan natal. “Ini adalah hal positif yang menandakan bahwa masyarakat Poso hari demi hari telah merasakan kenyamanan dalam menikmati kehidupan yang mereka idam-idamkan yaitu rasa aman, damai dan tentram,” tegas juru bicara Pemda Poso, Amir Kiat,SH, saat perayaan natal yang digelar bupati poso melalui open house di rumah jabatan bupati Poso yang juga saat itu dihadiri anggota DPR RI dari Partai Demokrat Dr Verna Gladis Inkiriwang.
Open house yang berlangsung selama dua hari, dihadiri dari berbagai kalangan baik masyarakat atas, bawah dan menengah, tokoh agama, perempuan, masyarakat, unsur TNI/Polri, dan kalangan elit politik. /*octo

Rabu, 15 Desember 2010

83 Jamaah Haji Dari Tanah Suci Tiba di Kabupaten Poso




Gebangrejo, (Poso Kota) – Sebanyak 83 orang jamaah haji kabupaten Poso dan ditambah 2 petugas kloter, Rabu 15 Desember 2010 tiba di tempat asalnya (Poso). Jamaah haji kabupaten Poso yang sebelumnya diberangkatkan 2 November 2010, mendapat kloter 12 yang tergabung pada kelompok terbang (Kloter) Propinsi Sulawesi Tengah, diantaranya Palu, Poso, Donggala, Morowali dan Parigi Moutong.
Sementara jamaah haji kabupaten Poso yang terdapat 7 regu, terdiri dari Kecamatan Poso Kota dan Poso Kota Utara sebanyak 34 orang, Kecamatan Poso Pesisir 24 orang, Kecamatan Poso Pesisir Utara 19 orang, Kecamatan Poso Pesisir Selatan 2 orang, dan Kecamatan Lage 2 orang jamaah haji.
Rombongan yang melanggsungkan ibadah haji di tanah suci Mekkah selama kurang lebih 45 hari ini, telah menunaikan rukun hajinya dengan pemulangan ke Kabupaten Poso dalam keadaan sehat dan selamat. “Alhamdulillah jamaah haji yang berjumlah 83 orang pada tahun ini telah melaksanakan seluruh rukun-rukun haji dengan baik dan kembali dalam keadaan sehat. Meskipun ada gangguan-gangguan kecil, namun semuanya itu ada berkahnya,” kata Ketua Panitia Penyelenggaran Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Poso Drs H Nasruddin L Midu,M.Ag saat menyerahkan rombongan jamaah haji kepada pemerintah daerah kabupaten Poso dan para keluarga, di Gedung Sanggar Pemuda Poso.
Setelah kurang lebih sebulan lamanya melakukan perjalanan ibadah haji dengan berbagai persyaratan dan cobaan selama berada di tanah suci Mekkah dan Madinah, perlu adanya peningkatan iman dan taqwa yang bisa membekali diri kita baik dikehidupan duniawi maupun di akhirat. “Sebagai implementasi kepada para jamaah haji agar bisa menanamkan prinsip-prinsip kehidupan yang baik dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan kerja,” harap Wabup kepada para jamaah yang telah melaksankan ibadah haji.
Sehingga apa yang menjadi harapan sebagai haji yang mabrur bisa tertanam dan terlaksana dalam diri kita yang dapat menjadikan sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. “Mudah-mudahan Anda menjadi haji yang mabrur yang bisa menjadi panutan bagi bangsa dan negara,” tambah Wabup Ir T Samsuri MSi saat menerima rombongan jamaah kabupaten Poso musim haji 1431 H/2010 M, di Gedung Sanggar Pemuda Poso, Rabu (15/12).
Saat pemulangan jamaah haji, dalam pesan dan kesannya oleh salah satu anggota haji menyampaikan, rasa terima kasih kepada pemerintah baik daerah, propinsi, pusat maupun pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan pelayanan yang begitu baik saat mereka melangsungkan perjalanan ibadah hajinya hingga tiba di daerah asalnya (Poso). “Tidak ada artinya uang senilai 31 juta dibanding dengan saat kita menunaikan ibadah perjalanan haji ditanah suci, sebab semuanya itu bisa membawa hikmah dan berkah,” ucap syukur anggota jamaah haji Poso yang tiba saat itu. /*octo